Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas Kuliah. Tampilkan semua postingan

Teori Belajar Piaget, Metode dan Penerapannhya dalam Pembelajaran Fisika


A.     PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Konsep dasar psikologi  yang menjadi jantungnya proses pembelajaran adalah belajar atau “learning”. Winataputra mengintisarikan ciri pokok konsep belajar menurut Fontan (1981:147) sebagai proses perubahan perilaku individu yang relatif tetap sebagai  hasil dari pengalaman. Sedangkan konsep pembelajaran merujuk pada upaya penataan lingkungan (fisik, sosial, kultural, dan psikologis atau spiritual) yang memberi suasana bagi tumbuh dan berkembangnya proses belajar. Jadi, jika dilihat dari individu yang belajar  proses belajar bersifat internal dan unik, sedang proses pembelajaran bersifat eksternal  (datang dari luar diri) yang sengaja dirancang dan karena itu bersifat rekayasa atau ”engeneering”.
Belajar merupakan suatu proses internal dan unik, yang dialami oleh setiap individu. Setiap individu memiliki pengalaman yang berbeda dalam prose belajar yang dialaminya. Karenannya, proses belajar tidak dapat diwakili, tetapi harus dialami langsung oleh individu yang bersangkutan.

Makalah Perkembangan Moral pada Remaja


BAB I
PENDAHULUAN

1.      LATAR BELAKANG
Remaja merupakan suatu masa dari umur manusia yang paling banyak mengalami perubahan, sehingga membawanya pindah dari masa kanak-kanak menuju kepada masa dewasa. Perubahan-perubahan yang terjadi itu, meliputi : jasmani, rohani, pikiran, perasaan dan sosial. Dalam pembagian tahap perkembangan manusia, maka masa remaja menduduki tahap progresif.
Meskipun perkembangan aspek-aspek kepribadian telah diawali pad masa-masa sebelumnya, tetapi puncaknya boleh dikatakan terjadi pada masa remaja. Sebab setelah melewati masa remaja ini remaja telah berubah menjadi seorang dewasa yang boleh dikatakan telah terbentuk suatu pribadi yang relative tetap.

Makalah Perkembangan Bahasa pada Remaja

BAB I
PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang

Bahasa merupakan suatu untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial. Penggunaan aspek kebahasaan dalam proses pembelajaran sering berhubungan satu sama lainnya. Bersamaan dengan kehidupannya dalam masyarakat luas, remaja mengikuti proses belajar di sekolah. Sebagaimana diketahui dilembaga pendidikan bahasa diberikan rangsangan yang terarah sesuai dengan kaidah-kaidah yang benar. Proses pendidikan bukan memperluas dan memperdalam cakrawala ilmu pengetahuan semata,namun juga secara berencana merekayasa perkembangan sistem budaya, termasuk didalamya perilaku berbahasa.
Pengaruh pergaulan dalam masyarakat (teman sebaya) terkadang cukup menonjol, sehingga bahasa remaja menjadi lebih diwarnai pola bahasa pergaulan yang berkembang didalam kelompok sebaya. Dari kelompok itu berkembang bahasa sandi, bahasa kelompok tertentu yang bentuknya amat khusus.
Perkembangan bahasa anak dilengkapi dan diperkaya oleh lingkungan masyarakat dimana mereka tinggal. Hal ini berarti bahwa proses pembentukan kepribadian yang dihasilkan dari pergaulan dengan masyarakat sekitar akan memberi ciri khusus dalam perilaku berbahasa. Bersamaan dengan kehidupannya dalam masyarakat luas, anak (remaja) mengikuti proses belajar di sekolah.

Makalah Pendekatan Dalam Pembelajaran


Bab I
Pendahuluan

A.    Latar Belakang
Di era globalisasi seperti ini semua aspek kehidupan dituntut untuk terus maju dan berkembang dengan cepat. Peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia terus diupayakan dan dikembangkan seiring dengan perkembangan jaman yang semakin global. Peningkatan sumber daya manusia juga berpengaruh terhadap dunia pendidikan. Pendidikan merupakan ujung tombak dalam pengembangan sumber daya manusia harus bisa berperan aktif dalam meningkatkan kualitas dan juga kuantitas. Upaya pengembangan tersebut harus sesuai dengan proses pengajaran yang tepat agar anak  didik dapat merima didikan dengan baik.
Dewasa ini, proses belaja mengajar di sekolah baik SD, SMP, maupun SMA masih menggunakan paradigma lama, yaitu didominasi oleh peran dan kegiatan guru, dimana guru yang lebih aktif dalam mengajar daripada peserta didiknya. Peserta didik hanya mendengarkan penjelasan yang guru sampaikan. Peserta didik cendrung tidak diajak untuk mengetahui dan memahami peristiwa dan konsep mengenai materi fisika kurrang dikuasai oleh peserta didik dan peserta didik pun lambat dalam memahami materi pembelajaran fisika
Dalam kegiatan belajar mengajar sangat diperlukannya interaksi antara guru dan murid yang memiliki tujuan. Agar tujuan ini dapat tercapai sesuai dengan target dari guru itu sendiri, maka sangatlah perlu terjadi interaksi positif yang terjadi antara guru dan murid. Dalam interaksi ini, sangat perlu bagi guru untuk membuat interaksi antara kedua belah pihak berjalan dengan menyenangkan dan tidak membosankan. Hal ini selain agar mencapai target dari guru itu sendiri, siswa juga menjadi menyenangkan dalam kegiatan belajar mengajar, serta lebih merasa bersahabat dengan guru yang mengajar.

Makalah Pembelajaran Inkuiri

   I.      PENDAHULUAN
Pendekatan inkuiri pada prinsipnya telah lama digunakan dalam kehidupan manusia. Tidak sedikit penemuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat berguna untuk memperbaiki kehidupan man
usia. Dalam kehidupannya, seseorang dalam keluarga sejak masa kanak-kanak sering menanyakan sesuatu, mencoba melakukan sesuatu, sehingga ia memperoleh kejelasan atau menemukan jawabannya dari apa yang ingin diketahuinya. Jadi, sebenarnya potensi untuk menyelidiki dan menemukan sesuatu telah banyak dimiliki seseorang sejak kecil, namun sering terhambat oleh lingkungan keluarga dan sekolah yang kurang memadai.

Makalah Media Pembelajaran


BAB I
PENDAHULUAN
  A.    Latar Belakang
Dalam suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang sangat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Kedua aspek ini saling berkaitan. Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis media pembelajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media pembelajaran, antara lain tujuan pembelajaran, jenis tugas dan respons yang diharapkan, ternasuk karakteristik siswa. Meskipun demikian, dapat dikatakan bahwa salah satu fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.

Makalah perkembangan emosi remaja


PERKEMBANGAN EMOSI REMAJA

A.    PENDAHULUAN
1.    Latar Belakang
Remaja berada pada periode perkembangan yang banyak mengalami masalah pertumbuhan dan perkembangan khususnya menyangkut dengan penyesuaian diri terhadap tuntutan lingkungan dan masyarakat serta orang dewasa. Masalah yang sering terjadi pada perkembangan intelektual dan emosional remaja adalah ketidakseimbangan antara keduanya. Kemampuan intelektual mereka telah dirangsang sejak awal melalui berbagai macam sarana dan prasarana yang disiapkan di rumah dan di sekolah dengan berbagai media.
Pembelajaran kadang tidak selalu disukai oleh peserta didiknya, sehingga banyak tujuan pembelajaran yang tidak tercapai. Ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman dari sang pendidik akan perkembangan emosi dan jiwa peserta didiknya, khususnya remaja. Sebab, dalam usia remaja perubahan emosi dan psikologis sangat pesat sekali.

Makalah Perkemangan Fisik


BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
                 Perkembangan anak adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari pematangan.  Di sini menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem yang berkembang sedemikian rupa per- kembangan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya.
            Aspek– aspek perkembangan individu meliputi fisik, intelektual, sosial, emosi, bahasa, moral dan agama. Perkembangan fisik meliputi pertumbuhan sebelum lahir dan pertumbuhan setelah lahir. Intelektual (kecerdasan) atau daya pikir merupakan kemampuan untuk beradaptasi secara berhasil dengan situas baru atau lingkungan pada umumnya. Sosial, setiap individu selalu berinteraksi dengan lingkungan dan selalu memerlukan manusia lainnya. Emosi merupakan perasaan tertentu yang menyertai setiap keadaan atau perilaku individu. Bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dengan yang lain. Moralitas merupakan kemauan untuk menerima dan melakukan peraturan, nilai-nilai atau prinsip-prinsip moral. Agama merupakan kepercayaan yang dianut oleh individu.
Setiap aspek-aspek dari perkembangan tiap individu, pasti memiliki pengaruh serta implikasi masing-masing terhadap perkembangan individu itu sendiri. Begitu pun aspek perkembangan fisik, pasti memiliki pengaruh dan implikasi dalam  perkembangan individu tersebut. Baik itu sedikit maupun banyak, dan  mengarah kepada hal positif maupun negatif.

Makalah Teori Belajar Piaget


TEORI BELAJAR PIAGET, METODE RESTIUSI
DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA

  A.     PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Konsep dasar psikologi  yang menjadi jantungnya proses pembelajaran adalah belajar atau “learning”. Winataputra mengintisarikan ciri pokok konsep belajar menurut Fontan (1981:147) sebagai proses perubahan perilaku individu yang relatif tetap sebagai  hasil dari pengalaman. Sedangkan konsep pembelajaran merujuk pada upaya penataan lingkungan (fisik, sosial, kultural, dan psikologis atau spiritual) yang memberi suasana bagi tumbuh dan berkembangnya proses belajar. Jadi, jika dilihat dari individu yang belajar  proses belajar bersifat internal dan unik, sedang proses pembelajaran bersifat eksternal  (datang dari luar diri) yang sengaja dirancang dan karena itu bersifat rekayasa atau ”engeneering”.
Belajar merupakan suatu proses internal dan unik, yang dialami oleh setiap individu. Setiap individu memiliki pengalaman yang berbeda dalam prose belajar yang dialaminya. Karenannya, proses belajar tidak dapat diwakili, tetapi harus dialami langsung oleh individu yang bersangkutan.

Makalah Kesehatan Pribadi dan Lingkungan


KATA PENGANTAR


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya atas karunia-Nya kami tim penyusun Makalah Pendidikan tentang “Kesehatan Pribadi dan Kesehatan Lingkungan” yang dapat memberikan pengetahuan mengenai kepentingan pemeliharaan kesehatan pribadi dan kesehatan lingkungan bagi manusia dalam janga pendek maupun jangka panjang dan demi kelangsungan hidup mereka.
Makalah ini dikemas secara ringkas tetapi tidak mengurangi nilai-nilai dasar kehidupan manusia dengan hubungannya pada lingkungan tersebut.
Sebagai sarana yang berbobot makalah ini sangat membantu khususnya dalam memberi materi pembelajaran mengenai pentingnya pemeliharaan lingkungan dan dirinya sendiri.

Membuat Operasi Matriks Dengan Delphi

Matriks merupakan salah satu materi dalam bidang ilmu matematika yang sangat berguna bagi aplikasi ilmu-ilmu lain seperti Teknik Elektro, Mesin, Kimia, Sipil, dan ilmu teknik lainnya. Bahkan di bidang non teknik Matriks menjadi peralatan bantu utama dalam menyelesaikan permasalahan yang ada seperti pemecahan optimasi, pemecahan persamaan linear simultan, statistik dan berbagai bidang lainnya. Bagaimana membuat program operasi matriks dengan tampilan yang menarik di Delphi?
Bagi anda yang sudah memahami konsep matriks secara analitis terkadang masih mengalami kesulitan dalam mengimplementasikannya ke numeris. Nah bagi anda yang masih mau belajar dapat melihat tutorial ini, semoga pemahaman anda terhadap matriks menjadi lebih baik.


Makalah Daur Biogeokimia


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Ekologi biasanya didefinisikan sebagai ilmu tentang interaksi antara organisme - organisme dan lingkungannya. Berbagai ekosistem dihubungkan satu sama lain oleh proses-proses biologi, kimia, dan fisika. Masukan dan buangan energi, gas, bahan kimia anorganik dan organik dapat melewati batasan ekosistem melalui perantara faktor meteorologi seperti angin dan presipitasi, faktor geologi seperti air mengalir dan daya tarik dan faktor biologi seperti gerakan hewan. Jadi, keseluruhan bumi itu sendiri adalah ekosistem, dimana tidak ada bagian yang terisolir dari yang lain. Ekosistem keseluruhannya biasanya disebut biosfer.
Biosfer terdiri dari semua organisme hidup dan lingkungan biosfer membentuk “shell” (kulit), relatif tipis di sekeliling bumi, berjarak hanya beberapa mil di atas dan di bawah permukaan air laut. Kecuali energi, biosfir sudah bisa mencukupi dirinya sendiri, semua persyaratan hidup yang lain seperti air, oksigen, dan hara dipenuhi oleh pemakaian dan daur ulang bahan yang telah ada dalam sistem tersebut.

Pengembangan Bakat dan Minat

A.       Pengertian Bakat
Beberapa pakar psikologi memberikan pengertian tentang anak berbakat:
1.    Tannenbaum memandang keberbakatan dari empat klasifikasi yaitu kelangkaan, keunggulan (mengacu pada sensibilitas serta sensitivitas yang lebih tinggi), kuota (keterbatasan jumlah individu yang memiliki keterampilan) dan anomali.
2.    Renzulli berpendapat bahwa seseorang bisa dikatakan berbakat jika ia menunjukkan kemampuan diatas rata-rata, melakukan hal-hal yang kreatif dan memiliki tekad dalam melaksanakan tugasnya.
3.    Adapun menurut Leider dan Shapiro, bakat kita merupakan kecenderungan khusus yang ada sejak lahir, kekuatan di belakang hal-hal yang kita nikmati dan kita lakukan dengan baik yang tak pernah perlu kita pelajari. Mengekspresikan bakat kita adalah sesuatu yang kita lakukan secara alami, dengan mudah, dan tanpa pamrih

 

Copyright @ 2015