Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Makalah Sains dan Islam

SAINS DALAM PERSPEKTIF ISLAM[1]
oleh: Ahmad Muzaqqi
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Sains merupakan kebutuhan pokok bagi setiap individu untuk menghadapi zaman yang sarat dengan persaingan ini, tak terkecuali kaum muslimin. Karena dengan sains, seseorang bisa dihormati dan diakui keberadaannya oleh masyarakat. Selain itu, sains juga menjadi salah satu indikator kemajuan suatu bangsa, karena pada dasarnya semua bidang kehidupan memerlukan sains.
Dari sinilah, untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, kita kaum muslimin harus berusaha mempelajari dan menguasai sains. Tapi, disisi lain, kita juga tidak diperbolehkan untuk melanggar ajaran Islam yang telah disempurnakan oleh Allah SWT. Karena pada hakikatnya, semua yang ada di alam semesta ini akan kembali kepadaNya, bahkan sebenarnya sains dan berbagai ilmu lainnya telah terkandung di dalam kalamNya, al-Qur’an.

Makalah perkembangan emosi remaja


PERKEMBANGAN EMOSI REMAJA

A.    PENDAHULUAN
1.    Latar Belakang
Remaja berada pada periode perkembangan yang banyak mengalami masalah pertumbuhan dan perkembangan khususnya menyangkut dengan penyesuaian diri terhadap tuntutan lingkungan dan masyarakat serta orang dewasa. Masalah yang sering terjadi pada perkembangan intelektual dan emosional remaja adalah ketidakseimbangan antara keduanya. Kemampuan intelektual mereka telah dirangsang sejak awal melalui berbagai macam sarana dan prasarana yang disiapkan di rumah dan di sekolah dengan berbagai media.
Pembelajaran kadang tidak selalu disukai oleh peserta didiknya, sehingga banyak tujuan pembelajaran yang tidak tercapai. Ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman dari sang pendidik akan perkembangan emosi dan jiwa peserta didiknya, khususnya remaja. Sebab, dalam usia remaja perubahan emosi dan psikologis sangat pesat sekali.

Makalah Perkemangan Fisik


BAB I
PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang
                 Perkembangan anak adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari pematangan.  Di sini menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh, jaringan tubuh, organ-organ dan sistem yang berkembang sedemikian rupa per- kembangan emosi, intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya.
            Aspek– aspek perkembangan individu meliputi fisik, intelektual, sosial, emosi, bahasa, moral dan agama. Perkembangan fisik meliputi pertumbuhan sebelum lahir dan pertumbuhan setelah lahir. Intelektual (kecerdasan) atau daya pikir merupakan kemampuan untuk beradaptasi secara berhasil dengan situas baru atau lingkungan pada umumnya. Sosial, setiap individu selalu berinteraksi dengan lingkungan dan selalu memerlukan manusia lainnya. Emosi merupakan perasaan tertentu yang menyertai setiap keadaan atau perilaku individu. Bahasa merupakan kemampuan untuk berkomunikasi dengan yang lain. Moralitas merupakan kemauan untuk menerima dan melakukan peraturan, nilai-nilai atau prinsip-prinsip moral. Agama merupakan kepercayaan yang dianut oleh individu.
Setiap aspek-aspek dari perkembangan tiap individu, pasti memiliki pengaruh serta implikasi masing-masing terhadap perkembangan individu itu sendiri. Begitu pun aspek perkembangan fisik, pasti memiliki pengaruh dan implikasi dalam  perkembangan individu tersebut. Baik itu sedikit maupun banyak, dan  mengarah kepada hal positif maupun negatif.

Makalah Teori Belajar Piaget


TEORI BELAJAR PIAGET, METODE RESTIUSI
DAN PENERAPANNYA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA

  A.     PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
Konsep dasar psikologi  yang menjadi jantungnya proses pembelajaran adalah belajar atau “learning”. Winataputra mengintisarikan ciri pokok konsep belajar menurut Fontan (1981:147) sebagai proses perubahan perilaku individu yang relatif tetap sebagai  hasil dari pengalaman. Sedangkan konsep pembelajaran merujuk pada upaya penataan lingkungan (fisik, sosial, kultural, dan psikologis atau spiritual) yang memberi suasana bagi tumbuh dan berkembangnya proses belajar. Jadi, jika dilihat dari individu yang belajar  proses belajar bersifat internal dan unik, sedang proses pembelajaran bersifat eksternal  (datang dari luar diri) yang sengaja dirancang dan karena itu bersifat rekayasa atau ”engeneering”.
Belajar merupakan suatu proses internal dan unik, yang dialami oleh setiap individu. Setiap individu memiliki pengalaman yang berbeda dalam prose belajar yang dialaminya. Karenannya, proses belajar tidak dapat diwakili, tetapi harus dialami langsung oleh individu yang bersangkutan.

Download Buku Fisika untuk Anak Kuliahan

Download Buku

Young_Freedman_University_Physics_13th.ZIP

Tipler_Mosca_Physics_Scientists_Engineers_6th.ZIP

ini saja dulu buku yang bisa admin bagikan, tunggu buku berikutnya, terima kasih.

 

Copyright @ 2015